Hai! Apa kabar? Saya yakin anda lagi santai.
Jika tidak, anda tak mungkin membaca blog ini, bukan?...
Kali ini anda dan saya akan membahas tentang
taman mini Indonesia indah dan kekuatan besar yang belum disadari
??
Pernahkah
anda pergi ke tmii masa kecil, remaja atau sudah dewasa (punya anak) tersasar
akibat tidak adanya peta lokasi, papan penunjuk arahnya tidak benar atau
membingungkan anda??
Ada pepatah lama.. sekarang juga masih kayanya ^_^
yang
menyatakan “malu bertanya sesat dijalan” sekarang ada pepatah baru yang berbunyi “malu membaca sesat dijalan”
maksudnya membaca sign system (nanti
akan di bahas lebih lanjut) ^_^
sekarang
kita akan membahas taman mini.
Apa
itu tmii? Tmii adalah singkatan dari taman mini Indonesia
indah,
artinya
Indonesia didalam taman yang kecil atau mini hehehe…bukan itu > <
Tmii
sangat berguna dan penting untuk dikunjungi siapa saja yang ingin mengenal
budaya negaranya, apalagi bagi para desainer muda yang ingin mencari referensi
mengenai budaya Indonesia lebih dekat tanpa harus pergi ke daerah asalnya.
Misalkan seorang desainer A ingin membuat desain yang bertema motif khas
Kalimantan suku dayak, tetapi tidak puas hanya dari internet, maka ia bisa
pergi ke anjungan Kalimantan dan pergi ke salah satu anjungan yang jumlahnya
ada 33 daerah dari sabang sampai marouke, ada juga 18 museum, 7 rumah ibadah,
taman flora fauna dan itu semua ada di tmii.
Kenapa tmii berguna dan
penting? Karena dapat menjadi taman rekreasi menghilangkan penat habis belajar atau
bekerja sekaligus untuk mendapat pelajaran mengenai Negara Indonesia mulai dari
budaya sampai flora dan faunannya, selain itu tmii
memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat signifikan dalam pembangunan
karakter bangsa, diantaranya telah ditetapkan sebagai:
- Aset Negera, berdasarkan Keputusan Presiden RI NO.51 Tahun 1977.
- Objek Vital Nasional oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada tahun 2008.
- Taman Satwa Taman Konservasi oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia pada tahun 2010.
- Lembaga Pelestarian Budaya Indonesia oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia pada tahun 2011
- Wahana Toleransi dan Kerukunan Umat oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada tahun 2012.
- Wahana Keberagaman Museum, Sumber Inspirasi Peradaban Bangsa oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2013.
- Wahana Perekat Persatuan Dan Kesatuan Bangsa oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (pengajuan tahun 2014).
- TMII diajukan sebagai nominasi Warisan Budaya Takbenda kategori Best Practices UNESCO oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Manfaat
tmii bagi anak-anak generasi penerus
Menurut saya pentingnya tmii untuk generasi
penerus bangsa khususnya anak-anak bisa mengetahui bahwa nenek moyang mereka
sangat kreatif bisa dilihat dari rumah sampai ke pakaian adatnya, kemudian
perbedaan budaya maupun warna kulit tidak menjadikan mereka menjadi terpecah
belah, malah menjadi kuat dan bersatu seperti semboyan pada pita yang
dicengkram burung garuda “bhineka tunggal ika” yang artinya berbeda-beda tetap satu
juga. Bagi saya tmii bisa menjadi sumber insprasi yang besar bagi karya saya
nantinya, sayang jika tidak di manfaatkan dengan baik..
walau pun sedikit terlambat hehehe..
39 tahun tmii
Dalam rangka
ulang tahun tmii yang ke-39, sepertinya tmii harus re-desain sign system-nya yang ada sekarang, karena
rata-rata sudah dalam keadaan rusak dimakan usia,
penempatan sign system yang kurang
tepat, terhalang benda yang ada disekitarnya seperti pohon, mobil yang parkir,
spanduk yang terpasang sembarangan dll.
seingat saya ke tmii waktu SD kira-kira tahun
92/93 sampai sekarang sepertinya belum berubah (kecuali logo-nya yang menjadi
huruf kecil semua, lebih keren!) sampai saya terakhir kesana pada tahun 2014,
kira-kira 22 tahun, karena sudah banyak yang rusak, warna-nya pudar, penempatannya
yang kurang tepat sehingga membingungkan pengunjung tmii.
Beberapa foto
yang saya ambil pada tanggal 27 April 2014..
beberapa
sign system yang rusak
re-desain berguna agar tmii menjadi lebih baik
dimasa yang akan datang, bisa mengikuti perkembangan zaman, pengunjung merasa lebih
senang, mendapat pelajaran mengenai apa saja tentang Indonesia dan yang penting
pengunjung semakin meningkat, tmii menjadi semakin bagus lagi...^_^
Atmosfir
tmii bisa ditingkatkan dengan memberikan kesan kekayaan budaya nusantara yang
luar biasa pada pengunjung lewat konsep desain sign system-nya, (lihat video signs
Disneyland as) karena sign system tidak hanya memberi informasi tapi juga di desain untuk
menciptakan ketertarikan, menghibur, menunjukan identitas, mengarahkan khalayak
dan mempercantik lingkungannya.
Saya
mencoba melihat tmii dari segi desain komunikasi visual khususnya pada EGD
(Environtmental Graphic Design) hanya
untuk eksterior-nya saja, karena saya
belum sempat melihat ke bagian interior-nya
hehehe, penilaian saya berdasarkan pengalaman pribadi sebagai pengunjung tmii
dan kebetulan saya desainer grafis ^_ ^
Sebelum kita
membahas EGD, saya akan membahas tentang
desain.
Desain
Desain
tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari kita sebagai manusia perkotaan,
mulai dari bungkus permen sampai ke rambu-rambu lalulintas di jalan-jalan itu
semua adalah desain.
Apa
itu desain? Beberapa pengertian Desain:
“A
goal directed problem solving activity” (Archer,
1965) – Sebuah aktivitas
pemecahan masalah yang bertujuan atau terarah –
“A
creative activity – it involves bringing into being something new and useful
that has not existed previously” (Reswick,
1965) –
Sebuah aktivitas kreatif, melibatkan penciptaan sesuatu yang baru dan berguna,
yang tidak ada sebelumnya –
Menurut saya
desain adalah…..??
tunggu
kabar selanjutnya ya ^_^
Kenapa
desain itu penting?? Menurut arsitek M. Ridwan Kamil yang sekarang menjabat
menjadi walikota kota bandung, menyatakan pada selebaran
(british
council 2007):
“ desain adalah nilai
tambah. ‘good design is good business’. Objek dengan fungsi sederhana bisa menjadi sangat diminati dan
mahal hanya karena sentuhan desain yang progresif dan elegan. Seperti halnya ipod yang revolusioner ataupun mobil mini cooper.
Karena itulah potensi dan nilai ekonomi yang dihasilkan oleh
industri desain sangatlah besar”.
Kenapa
desain yang bagus itu penting?? Karena desainer
grafis senior Yongki Safanayong (majalah
desain grafis concept, vol.02 edisi 08’2005) menyatakan:
“
karena manusia membutuhkan
kehidupan yang menyenangkan, bermakna dan sesuai budayanya, maka dibutuhkan
suatu strategi yang komprehensif tapi efisien, agar pesan dalam karyanya
bermanfaat bagi publik sasarannya”.
sekarang
kita akan membahas EGD
EGD
Apa
itu EGD?
EGD
atau Environtmental Graphic
Design
–dalam
bahasa Indonesia-nya “desain grafis
lingkungan”
Desain
grafis lingkungan adalah segala bentuk grafis/gambar yang ada di lingkungan
sebuah entitas (lingkungan tmii) diantaranya berupa symbol, papan penunjuk arah, papan pengumuman, ornament grafis, tulisan, peta lokasi, sign system juga termasuk
di dalamnya, dalam bentuk 2D atau 3D. EGD masuk
dalam disiplin ilmu desain komunikasi visual atau desain grafis.
Saya sediakan video sign system yang menarik dari Disneyland
AS
Elemen –elemen desain grafis pada sign system diantaranya, yaitu:
- Tipografi atau huruf harus jelas terbaca khalayak/pengunjung, apakah cocok dengan sanserif (tanpa kait) huruf helvetica atau serif (dengan kait) huruf Times New Roman, disesuaikan dengan konsep desain-nya kemudian huruf yang dipilih memilki tingkat keterbacaan yang tinggi, sehingga dari jarak jauh maupun dekat dapat terlihat jelas sesuai fungsinya.
- Tingkat ketahanan bahan sign system harus dapat bertahan lama dalam kondisi cuaca apapun, panas maupun hujan seperti: batu, baja anti karat, akrilik, kayu, media elektronik dll.
- Fungsi sign system yang mesti dipertimbangkan adalah bisa digunakan pada siang maupun pada malam hari (menggunakan lampu) jika diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan tempat.
- Warna – warna cerah lebih jelas terihat ketimbang warna gelap pada latar belakang huruf, di sesuaikan dengan konsep desainnya.
- Konteks atau tampilan penempatan sign system yang baik dapat dilihat dengan jelas oleh khalayak sangat penting agar terhindar dari hal yang tidak di inginkan, misalkan kecelakaan lalulintas dll. Maka faktor-faktor seperti: jarak pandang, arah datang khalayak, jenis bahan, kebiasaan khalayak membaca, disesuaikan dengan lingkungannya.
- Skala atau ukuran sign system luar ruangan butuh ukuran yang lebih besar ketimbang yang dalam ruangan, agar dapat dilihat dari kejauhan oleh pengendara mobil dan motor sebelum mengambil keputusan untuk berbelok kanan kiri atau lurus, berbeda dengan sign system untuk pejalan kaki yang berukuran lebih kecil, karena waktu untuk melihat bisa lebih lama.
Saya
rasa masih banyak elemen lainnya yang perlu diperhatikan selain poin-poin yang
ada diatas..
Untuk
lebih lengkapnya bisa baca buku yang berjudul “Desain komunikasi visual” karangan
Yongky Safanayong terbitan artemedia 2006.
Oh iya !!...
Ada yang ingat
maskot tmii ?.., bentuknya?...warnanya ..?namanya..?posenya?..
Saya lupa namanya ^_^
kalau
bentuknya ingat…
hanoman.. warnanya putih.
dalam
rangka “39 tahun tmii” menurut saya maskot-nya juga harus dirubah ni ^_^
biar
lebih keren ga kalah sama maskot-maskot objek wisata lain di dunia.
Sekarang
kita akan membahas maskot, apa itu maskot?
Maskot juga bisa disebut desain
karakter, desain karakter masuk dalam disiplin ilmu desain komunikasi
visual.
Untuk lebih lanjutnya lihat
pembahasan dibawah ini.
Desain karakter
“Desain karakter
adalah adalah suatu bentuk khayalan, dimana
menghidupkan suatu objek untuk menciptakan suatu bentuk promosi akan produk, jasa/layanan, atau gagasan. Karakter
perdagangan tidak harus diambil dari suatu merek perdagangan “ (phillips, 1996)
Desain karakter mempunyai
fungsi agar mudah diterima oleh khlayak sasaran karena bentuknya menyerupai
manusia (biasanya) bisa juga binatang, bentuknya mudah diingat, lucu, ramah dan
menarik ketimbang berkomunikasi dengan logo merek sebuah entitas.
Meski
kelihatannya sederhana, imut dan anak-anak jika didesain dengan sungguh-sungguh
dan kreatif bisa menjadi sumber pendapatan yang luar biasa menguntungkan, jadi
jangan pandang sebelah mata karakter desain ya! ^_*
Video siluet 100 karakter terkenal dunia
Desain
karakter tidak hanya terbatas pada film animasi, komik dan video game, bisa
juga untuk mascot entitas seperti tmii. Maskot
dapat diwujudkan dalam bentuk 3D
seperti boneka, mainan, serta diaplikasikan pada bermacam produk merchandise seperti: kaos, kostum, tas, topi, payung, mug, gantungan kunci dll… bisa
dibayangkan berapa keuntungan yang dapat diraih.
Kemudian desain karakter Hello
kitty dari sanrio yang mampu meraup keuntungan hingga 1 milyar dolar AS
pertahunnya. Walt Disney sendiri menghasilkan laba hingga 2,3 milyar dolar AS di tahun 2007.
Re-desain
Setelah saya
mengamati sebagian kecil sign system tmii saya memiliki beberapa saran/ide yang
mungkin bisa menjadi pertimbangan perbaikan dan semoga bisa diterapkan
mengingat usia tmii yang sudah 39 tahun agar menjadi lebih baik lagi dimasa
depan.. amin ^_^
Kita mulai dari
pintu masuk ya..
Papan nama-nya sudah menarik
dengan ukiran khas dayak-kalimantan, tetapi sayang logo tmii-nya (garis merah)
kurang tepat dalam penempatannya dan kurang besar (saling tindih) sehigga logo dan
slogan kurang terlihat dengan jelas.
Mungkin pada bagian belakang
logo-nya bisa di beri bidang berwarna putih.
Coba bandingkan dengan papan nama Disneyland, dibawah ini..
Sign system papan nama Disneyland
Pintu masuk 2
Logo tmii yang memiliki latar
belakang kuning (garis merah) terhalang oleh pohon kelapa.
Belajar dari Dora the explorer
Tahu Dora kan?
Rambut poni,
punya teman monyet pakai sepatu but merah
Apa
yang dilakukan Dora dan teman monyetnya waktu ingin pergi ke suatu tempat?
Melihat peta, benar melihat peta
kemudian ia akan menentukan mau kemana?
Maka dari itu di butuhkan
desain peta yang baik dan menarik agar berekreasi ke tmii itu menyenangkan dan
tidak tersesat di jalan.
Peta tmii
Ukurannya kurang
besar kalau untuk dilihat dari kejauhan (pengendara mobil) bukan hanya pejalan
kaki saja, mungkin bisa dibuat menjadi tiga bagian, misalkan untuk 33 anjungan
sendiri, museum sendiri dst.. kemudian penempatannya
kurang strategis, sebaiknya ada di beberapa tempat seperti di pintu masuk.
Peta
keseluruhan tmii salah tempat, sebaiknya ada dikekat pintu masuk, agar
pengunjung bisa melihat secara keseluruhan lokasi atau mengetahui tempat mana
yang mau dituju. Bisa juga
menggunakan peta yang tercetak pada brosur 2 lipatan yang di desain dengan baik
dan bagus, di berikan kepada para pengunjung.
Peta disneyland tokyo
Peta Dufan jakarta
Menarik bukan??
Menggunakan
gaya kartun/manga
bukan menggunakan foto.
Papan
nama tempat
Desain papan nama yang ada sekarang kurang baik, dari segi penempatan,
arah menghadap(mungkin sesuai kebutuhan) ada
yang memotong jalan ada yang sejajar dengan jalan (tidak konsisten), bahan yang
digunakan pada huruf nama daerah dan jenis hurufnya berbeda-beda.
desain-nya
kurang menarik ya, biasa banget ^_ ^
Masih
bisa digali lagi, supaya lebih menarik tetapi tetap jelas terbaca dan mewakili
identitas tmii yang khas nusantara.
***** Saya punya
ide agar papan nama tepat/anjungan daerah di desain dengan tema “motif
nusantara” dari masing-masing daerah, misalkan anjungan Kalimantan, di papannya
ada motif (bisa 2d/3d) khas suku dayak kalimatan. Agar atmosfir-nya lebih
kental dengan budaya Indonesia sesuai dengan idealis tmii, yaitu: menjaga,
melestarikan dan mengembangakan budaya nusantara.
Papan
nama tempat 2
Segi penempatan
kurang baik karena jarak antara pintu masuk berjauhan dengan papan nama tempat (lingkaran merah) jika dilihat dari arah jalan
tidak terlihat dengan jelas.
Sebaiknya papan nama dipindahkan kedekat pintu masuk seperti foto dibawah
ini (sudah saya ubah tampilannya)
Terlihat lebih
baik bukan?..
papan pengumuman
Atap
papan pengumuman yang rusak, mengganggu kenyamanan pengunjung.
Bahan yang digunakan sudah termakan usia mungkin
kurang mampu menahan cuaca dialam terbuka. Mungkin bisa
diganti dengan bahan yang lebih kuat dan tahan lama seperti stainless stell dll.
Desain
papan pengumuman terlihat kurang menarik.
Penempatan
papan penunjuk arah yang saling bertabrakan sehingga menghalangi pengunjung
untuk melihat.
Papan penunjuk arah
Papan
penunjuk arah ukurannya kurang besar, jarak antara kata agak rapat, huruf-nya
kurang besar jika dilihat dari jauh oleh pengendara roda empat,
desainnya tidak menarik.
Desain
papan penunjuk arah ini sudah menggunakan symbol
yang baik, tapi kenapa menggunakan bahasa inggris sedangkan untuk papan
penunjuk arah yang lainnya tidak (foto sebelumnya) kemudian material yang
digunakan bergelombang sehingga sedikit menggangu pengunjung yang membacanya.
Saran saya untuk tmii gunakan symbol-symbol atau perpaduan dengan huruf pada sign system-nya agar lebih menarik dan disesuaikan dengan identitas tmii tentunya.
Ada
papan penunjuk arah yang terhalang ranting pohon (garis biru) dan papan
penunjuk arah yang sudah tidak diperlukan (polisi), yang sepertinya bangunannya
pun sudah tidak ada?
Contoh-contoh
sign system yang menarik bagi saya
Saran saya untuk tmii gunakan symbol-symbol atau perpaduan dengan huruf pada sign system-nya agar lebih menarik dan disesuaikan dengan identitas tmii tentunya.
Papan pengumuman
Papan
pengumuman yang kurang tepat pemasangannya, karena sedikit terhalang oleh tiang
listrik (garis liuk-liuk biru).
Ada
beberapa papan penunjuk arah yang kesannya terpasang asal-asalan (garis merah)
sehingga fungsinya kurang efektif karena tidak terlihat dengan jelas (posisinya
dibawah), jadi pengganggu bagi papan pengumuman di belakangnya.
Pemasangan sign
system juga harus memperhitungkan apakah ada objek lain yang dapat
menghalanginya sehingga khalayak/pengunjung menjadi tidak dapat melihat dengan
jelas atau tidak melihat sama sekali, bisa disebabkan
karena mobil yang parkir, ranting pohon, tiang listrik, spanduk dll.
Maskot tmii yang
bernama “Nitra” Anjani putra adalah sang Hanoman saya rasa sudah ketinggalan
zaman dari bentuk dan aplikasinya yang tidak konsisten di lingkungan tmii.
Pose maskotnya
setelah saya perhatikan begitu-begitu aja, diresmikan dari tahun 1991 sampai
sekarang 2014, kira-kira sudah 15 tahunan, belum berubah!…
ga
pegal apa tu ??…^_^
Mascot ini bisa di desain dengan lebih baik
agar terlihat lucu, imut, ramah, pose yang beragam, Indonesia dan mewakili
entitas dari tmii.
Eh ada Maskot
lagi??
Ada yang tahu
namanya??..
Saya juga ga
tahu…
Sayang, tidak dimanfaatkan dengan baik (baca
desain karakter)
Warnanya sudah pudar, bentuknya si masih
terlihat imut..^_^
Saya
harap dengan adanya tulisan ini semakin banyak desainer muda yang mau
mengangkat budaya Indonesia di dalam karya-karyanya, selain berfungsi untuk kepentingan
komersil juga untuk ikut menjaga, melestarikan dan mengembangkan
kekayaan budaya sendiri seperti
idealis tmii.
Selamat ulang tahun tmii yang ke-39, semoga tetap menginspirasi Indonesia
Semoga bermanfaat ya!



































Tidak ada komentar:
Posting Komentar